Devil May Cry 5 Full Version

Diposting oleh ReNdy pada 08:00, 20-Jun-16 • Komentar (0)


TYPE : ISO
SIZE : 8.33 GB
FOR : PlayStation 3 / Xbox 360 / Microsoft Windows


DESCRIPSI :  Dari WikipediA

DMC: Devil May Cry adalah hack action-adventure dan slash video game yang dikembangkan oleh Teori Ninja dan diterbitkan oleh Capcom untuk PlayStation 3, Xbox 360 dan Microsoft Windows. Ini adalah angsuran kelima dari seri Devil May Cry, melayani sebagai reboot. Mengumumkan pada akhir 2010 selama Tokyo Game Show, permainan diatur dalam realitas alternatif di seri Devil May Cry.

Cerita game ini berfokus pada karakter pemain Dante, seorang pemuda di awal saga nya. Dante Nephilim sebuah; setengah malaikat, setengah iblis. Ia bermitra dengan saudara kembarnya, Vergil, dan adalah pada quest untuk membunuh Raja Iblis Mundus, yang membunuh ibu mereka dan mengutuk ayah mereka ke pembuangan. Pemain dapat menggunakan pedang Dante ikonik, Rebellion, dan pistol tanda tangan, Ebony dan Ivory, serta berbagai senjata jarak dekat lainnya dan senjata api untuk mengalahkan musuh. Permainan juga memperkenalkan Malaikat Mode dan Iblis Mode, yang pengubah untuk moveset Dante.

The re-imajinasi dari seri Devil May Cry diminta oleh Capcom, sehingga total reboot. Capcom memilih Ninja Theory untuk mengembangkan permainan, membantu mereka untuk memastikan gameplay yang mengingatkan, namun berbeda, dibandingkan dengan judul sebelumnya. Reaksi awal untuk permainan itu secara luas negatif, umumnya sebagai akibat dari desain ulang visual yang Dante; Namun demikian, DMC mendapat review positif dari kritikus dan pemain pada rilis. Kritik memuji gameplay, artstyle dan cerita dari permainan, serta didesain ulang Dante. Permainan awalnya gagal memenuhi harapan penjualan Capcom, tapi Capcom kemudian mengungkapkan bahwa perusahaan puas dengan penjualan game.

Sebuah ekspansi DLC untuk permainan, berjudul Vergil ini Downfall, yang berlangsung setelah permainan utama dan fitur saudara Dante Vergil sebagai karakter yang dapat dimainkan, dirilis pada tanggal 23 Maret 2013. Sebuah remastered edisi permainan penuh, berjudul DMC: Edisi Definitif, berjalan 1080p / 60fps dan termasuk semua konten download, kostum baru dan fitur gameplay baru seperti sistem penargetan manual, dirilis untuk PlayStation 4 dan Xbox One pada 10 Maret 2015. The Definitive Edition dan versi PC asli dikembangkan oleh QLOC. [ 2]


 NOTE :

For the mobile user
opera When you are in
page bc.vc Copy code
down-arrow the address bar you opera.

a1.gif
Download Devil May Cry 5 Full Version
Download Devil May Cry 5 Full Version Single Link
Download Devil May Cry 5 Full Verson + Crack

Techno Charger .Apk

Diposting oleh ReNdy pada 08:00, 24-Agu-13 • Komentar (6)
techno-charger.gif

TYPE : Apk

SIZE  : 1,6 MB

FOR  : Android


DESCRIPSI :

Anda ingin mengambil perhatian orang lain atau memainkan trik pada mereka?

menunjukkan bahwa baterai ponsel bisa terisi dengan di sentuh / juga bisa di goyang atau meniup telepon untuk lebih cepat charging

Membuat mereka bodoh & berpikir bahwa Anda dapat Mengisi baterai telepon dimana saja kapan saja dengan jari Anda

NOTE :

For the mobile user
opera When you are in
page bc.vc Copy code
down-arrow the address bar you opera.

a1.gif

Tips Lolos Pysicotest

Diposting oleh ReNdy pada 21:51, 23-Agu-13 • Komentar (0)

Psikotest merupakan test psikologi
seseorang dimana dari hasil test itu diketahui
sifat orang yang ditest. Dalam melamar
pekerjaan pasti melewati tahap ini, sehingga
seseorang akan dinilai cocok atau tidaknya
dengan pekerjaan yang akan
dihadapi.Kelemahan test ini adalah
“ketidakpastiannya”,karena faktor tersebut
dapat memutarbalikan perhitungan logis
seseorang.

Berikut Adalah Contoh Tes Dan Tips Pisikotest
1. Tes Logika Aritmatika

Tes ini terdiri atas deret angka. Yang diukur dalam tes ini adalah kemampuan analisa anda dalam memahami pola-pola/kecenderungan tertentu (dalam wujud deret angka) untuk kemudian memprediksikan hal-hal lain berdasarkan pola tersebut.

TIPS :
1) jangan terpaku pada deret hitung atau deret ukur perhitungan matematika saja yaitu jangan terpaku pada 3 -4 angka terdepan dalam deret namun adakalanya anda melihat deret secara keseluruhan karena pola bisa berupa urutan, pengelompokan berurutan maupun pengelompokan loncat.

2) Ingat keterbatasan waktu. Jangan terlalu asyik dan terpaku hanya pada sebuah soal yang penasaran ingin anda pecahkan, lompati ke soal berikutnya karena terkadang soal di bawahnya lebih mudah dipecahkan dibandingkan soal sebelumnya.

3) Anda bisa melatih kemampuan anda ini dari buku-buku tes UMPTN/SPMB untuk materi deret hitung/deret ukur.

Contoh:
- 16 8 4 2 1 1/2 … …
- 45 15 18 6 9 3 … …

2. Test Logika Penalaran

Tes ini terdiri atas deret gambar baik 2 maupun 3 dimensi. Yang ingin diukur dalam tes ini adalah kemapuan anda dalam memahami pola-pola/ kecenderungan tertentu (dalam wujud gambar) untuk kemudian melakukan prediksi berdasarkan pola anda tersebut

TIPS :
konsetrasi, hati-hati dan teliti. Karena bentuk- bentuk yang ditawarkan hampir serupa walau tak sama

Contoh:.....

3. Analog Verbal Test.

Tes ini terdiri atas 40 soal yang berisi sinonim/ antonim/analog suatu kata. Yang diukur dalam tes ini adalah kemampuan logika anda terhadap sebuah kondisi, untuk melihat sejauh mana anda memahami sebab-akibat suatu permasalahan. Tipsnya: Apabila anda bermasalah dengan konsentrasi dan logika, anda bisa mem-bypass- nya dengan menghafal soal dan jawaban. Karena beberapa kali penulis menghadapi tes in, soal yang diberikan relatif sama. Contoh:
- wanita : kebaya = pria :
- a. sepatu b. baju c. topi d. jas
- kubus : pyramid = empat persegi :
- a. peti b. mesir c. pentagon d. segitiga

4. Kraeplien/Pauli.

Tes ini terdiri atas gugusan angka-angka yang tersusun secara membujur (atas-bawah) dalam bentuk lajur-lajur. Calon pegawai diminta untuk menjumlahkan dua angka yang berdekatan dalam waktu tertentu di setiap kolom dan menuliskan disampingnya. Yang diukur dalam tes ini adalah konsistensi, ketahanan, sikap terhadap tekanan, kemampuan daya penyesuaian diri, ketelitian sekaligus kecepatan dalam mengerjakan suatu pekerjaan. Tipsnya :

1) Jangan sekalipun menggunakan pensil mekanis dalam tes ini melainkan pensil biasa atau pulpen saja, karena tes ini sangat terikat dengan waktu. Pensil mekanis membutuhkan di-reload ketika ujung granitnya habis, mekanisme ini membutuhkan waktu sekitar 0.5-1 detik. Apabila anda melakukan reload dalam 10 lajur berarti anda telah kehilangan waktu 5-10 detik.

2) Usahakan jumlah angka yang dijumlahkan di masing-masing kolom stabil. Hasilnya akan lebih baik jika dibandingkan anda memaksakan diri di awal tes namun tergopoh-gopoh di pertengahan dan akhir tes. Kendalikan diri anda untuk menghemat tenaga.

3) Jangan sekalipun melakukan cheating terhadap waktu maupun hasil penjumlahan. Hal ini akan merugikan anda sendiri karena justru untuk cheating anda akan membutuhkan waktu sekian detik untuk memutuskan dan itu berarti justru membuang waktu dan memubuat grafik penjumlahan anda tidak alami.

4) Hal yang paling penting dari keseluruhan tes kraeplein adalah konsentrasi. Terkadang anda akan merasa blank padapertengahan tes, namun anda harus bisa bangkit & fokus lagi pada tes. Untuk itu kondisi fisik sangat berpengaruh. Usahakan tidak begadang dan sarapan dahulu sebelum berangkat tes karena model tes ini sangat menyedot energi anda.

5. Wartegg Test.
Tes ini terdiri atas 8 kotak yang berisi bentukan- bentukan tertentu seperti titik, garis kurva, 3 garis sejajar, kotak, dua garis saling memotong, dua garis terpisah, tujuh buah titik tersusun melengkung dan garis melengkung. Anda akan diminta menggambar kemudian menuliskan urutan gambar yang telah anda buat, lalu menuliskan nomor gambar mana paling disukai, tidak disukai, sulit dan mudah menurut anda. Yang diukur dalam tes ini adalah emosi, imajinasi, intelektual dan aktifitas subjek. Contoh:

Tipsnya adalah:

1) Urutan menggambar sebaiknya anda buat kombinasi antara sesuai nomor dan acak. Misalnya 1,2,3,4 kemudian 8,7,6,5. Karena apabila anda menggambar berdasarkan urutan 1,2,3,4,5,6,7,8 anda dipandang HRD sebagai orang yang kaku/konservatif sedangkan apabila anda menggambar secara acak misalnya 5,7,6,8,3,2,4,1 anda akan dipandang HRD sebagai orang yang terlalu kreatif, inovatif dan cenderung suka akan ‘breaking the low‘.

2) Kalau anda bergender lelaki jangan mulai dengan nomor 5, karena beberapa anggapan menyebutkan hal ini berpengaruh terhadap orientasi seks anda. Berikut ini adalah salah satu contoh pengerjaan yang pernah digunakan penulis untuk melewati tahap psikotes ini:

6. Draw A Man Test (DAM).
Tes ini mengharuskan anda untuk menggambar sesorang, unuk kemudian anda deskripsikan usia, jenis kelamin dan aktifitas orang tersebut. Tes ini dipergunakan untuk mengatahui tanggung jawab, kepercayaan diri, kestabilan dan ketahanan kerja. Tipsnya:

1) Gambarlah orang tersebut secara utuh mulai dari ujung kepala sampai ke ujung kaki, termasuk detil muka seperti mata, hidung, mulut dan telinga.

2) Gambarlah orang tersebut dalam keadaan sedang melakukan aktifitas, misalnya pak tani sedang membawa cangkul, eksekutif muda sedang menenteng koper dsb.

7. Army Alpha Intelegence Test.
Tes ini terdiri atas 12 soal yang berisi kombinasi deretan angka dan deretan bentuk. Soal satu soal kadang terkait dengan soal sebelumya. Yang diukur dalam tes ini adalah kemampuan daya tangkap Anda dalam menerima dan melaksanakan instruksi dengan cepat dan tepat.

Tipsnya :
konsentrasilah kepada apa yang dikatakan narator, karena narator tidak akan mengulang instruksi tersebut dan waktu yang diberikan sangat terbatas. Sabar, jangan terburu menjawab, sebelum narator selesai memberikan instruksi.

Contoh:

Narator akan mediktekan soal sebagai berikut : “Coretlah angka ganjil dalam kotak dan coretlah angka genap yang berhuruf dalam lingkaran, kerjakan!”

8. Menggambar Pohon. Tes ini terdiri atas tugas untuk menggambar pohon dengan kriteria : berkambium (dicotyl), bercabang dan berbuah. Sehingga tidak diperbolehkan kepada anda menggambar pohon jenis bambu, pisang, semak belukar ataupun jenis tanaman monocotyl lainnya. Tipsnya :

1) Pada setiap tes menggambar pohon yang pernah dilalui, penulis selalu menggambar pohon nangka. Karena pohon tersebut mewakili jenis tanaman dicotyl / berkambium.

2) Walaupun anda tidak begitu pandai dalam hal menggambar, usahakan menggambar secara detil dan rinci setiap komponen dari pohon tersebut seperti tangkai, bentuk daun, kerapatan daun, buah, akar bahkan alur pohon.

3) Untuk hasil yang lebih maksimal, fotolah pohon tersebut, pelajari karakter jenis pohonnya, kemudian latihlah kemampuan menggambar anda dengan mengacu pada foto tersebut.

9. Edwards Personal Preference Schedule (EPPS). Tes ini terdiri atas pilihan-pilhan jawaban yang paling mencerminkan diri anda. Tes ini dipergunakan untuk mengetahui seberapa besar motivasi, kebutuhan dan motif seseorang.

Tipsnya:

1) Jawablah setiap pertanyaan dengan jujur sesuai dengan kondisi anda, setidaknya yang paling mendekati, karena pertanyaan akan berulang di nomor-nomor berikutnya, sehingga apabila jawaban anda tidak sinkron, hal ini akan merugikan Anda. Kejujuran anda terkait dengan cerminan kesesuaian diri anda terhadap lowongan pekerjaan yang anda lamar.

2) Secara keseluruhan, tes EPPS ini memang paling sulit untuk di-adjustment (diakali), namun setidaknya ada beberapa pertanyaan yang bisa di-adjustment untuk disesuaikan dengan lowongan pekerjaan yang anda pilihan. Misalnya ketika anda melamar menjadi pegawai Bank, pilihlah jawaban-jawaban yang mencerminkan kejujuran, keteraturan, kedisiplinan dan mampu bekerja dalam teamwork.

3) Karena sulitnya proses adjusment tehadap tes ini, jalan paling praktis yang dapat ditempuh adalah memperbaiki diri (self improvement) anda dalam segala hal, setup diri anda menjadi seakan-akan seseorang profesional dalam setiap tingkah laku keseharian anda seperti: jujur, tepat janji, tanggung jawab dan disiplin. Karena cerminan pola pikir dan tingkah laku positif diri anda, akan tertuang tanpa anda sadari dalam hasil tes.

Contoh Soalnya:
- A. Saya suka memuji orang yang saya kagumi
- B. Saya ingin merasa bebas untuk melakukan apa saja yang saya kehendaki
- C. Saya merasa bahwa dalam banyak hal saya kalah dibandingkan orang lain
- D. Saya suka mengelakkan tanggung jawab dan kewajiban-kewajiban

10. Learning By Doing.
Pengalaman memang guru yang paling baik. Lakukan perbaikan-perbaikan secara continue baik terhadap diri anda maupun terhadap kemampuan anda, di setiap psikotes yang anda hadapi. Misalnya seperti : melatih diri terhadap kesalahan/kesulitan yang dihadapi pada psikotes sebelumnya, membaca kembali materi psikotes secara keseluruhan semalam sebelum menghadapi psikotes (refreshment) dan mempersiapkan fisik sebaik-baiknya karena pada dasarnya psikotes akan selalu Anda kerjakan dalam keadaan tegang dan tekanan. Karena dengan mekanisme tersebut, psikotes bukan meruapakan momok yang harus anda hindari, namun anda akan lambat laun berteman dan akrab dengan psikotes

Operasi Pembebasan Sandera di Mapenduma,

Diposting oleh ReNdy pada 22:08, 22-Agu-13 • Komentar (3)

Operasi pembebasan sandera Mapenduma adalah operasi militer untuk membebaskan peneliti dari Ekspedisi Lorentz '95 yang disandera Organisasi Papua Merdeka. Operasi ini sebagian besar anggotanya berasal dari Kopassus.

Operasi ini dipimpin oleh Komandan Kopassus Prabowo Subianto. Dalam operasi pembebasan ini, 2 dari 11 sandera ditemukan tewas, Matheis Yosias Lasembu, seorang peneliti ornitologi dan Navy W. Th. Panekenan, seorang peneliti biologi Latar belakang 8 Januari 1996, Mission Aviation Fellowship cabang Wamena melaporkan kepada Kodim Jayawijaya, Irian Jaya, bahwa sejumlah peneliti yang tergabung dalam Ekspedisi Lorentz 95 disandera oleh OPM kelompok Kelly Kwalik, di desa Mapenduma, kecamatan Tiom, Jayawijaya.

Ekspedisi itu sendiri sudah berada di Mapenduma, sekitar 160 km di barat daya Wamena, sejak tanggal 18 November 1995.

Pada 15 April 1996 terjadi insiden penembakan oleh anggota Kopassus yang frustasi, terhadap rekan-rekannya. Dalam insiden ini Letkol. Adel Gustimego (Komandan Detasemen 81 Kopassus) tewas. Korban lainnya yang berasal dari jajaran Kopassus di antaranya adalah Mayor Gunawan, Kapten Djatmiko, Serma Jaswanto, dan Praka Rudi. Sedangkan dari Batalyon 752 adalah Serma Joko, Praka Mochtar, Praka Kasiyanto, dan Praka Triyono. Satu lagi korban TNI berasal dari Koramil setempat di Timika, yaitu Sertu Manase.


Pertempuran Laut Aru

Diposting oleh ReNdy pada 19:37, 21-Agu-13 • Komentar (1)

Pertempuran Laut Aru

Pertempuran Laut Aru pecah pada tanggal 15 Januari 1962, ketika 3 kapal milik Indonesia yaitu KRI Macan Kumbang, KRI Macan Tutul yang membawa Komodor Yos Sudarso, dan KRI Harimau yang dinaiki Kolonel Sudomo, Kolonel Mursyid, dan Kapten Tondomulyo, berpatroli pada posisi 4°49' LS dan 135°02' BT. Menjelang pukul 21:00 WIT, Kolonel Mursyid melihat tanda di radar bahwa di depan lintasan 3 kapal itu, terdapat 2 kapal di sebelah kanan dan sebelah kiri.

Tanda itu tidak bergerak, dimana berarti kapal itu sedang berhenti. Ketika 3 KRI melanjutkan laju mereka, tiba-tiba suara pesawat jenis Neptune yang sedang mendekat terdengar dan menghujani KRI itu dengan bom dan peluru yang tergantung pada parasut.

Kapal Belanda menembakan tembakan peringatan yang jatuh di dekat KRI Harimau. Kolonel Sudomo memerintahkan untuk memberikan tembakan balasan, namun tidak mengenai sasaran. Akhirnya, Yos Sudarso memerintahkan untuk mundur, namun kendali KRI Macan Tutul macet, sehingga kapal itu terus membelok ke kanan.

Kapal Belanda mengira itu merupakan manuver berputar untuk menyerang, sehingga kapal itu langsung menembaki KRI Macan Tutul. Komodor Yos Sudarso gugur pada pertempuran ini setelah menyerukan pesan terakhirnya yang terkenal, "Kobarkan semangat pertempuran".

kemudian Operasi penerjunan penerbang Indonesia di terjunkan Pasukan Indonesia di bawah pimpinan Mayjen Soeharto melakukan operasi infiltrasi udara dengan menerjunkan penerbang menembus radar Belanda.

Mereka diterjunkan di daerah pedalaman Papua bagian barat. Penerjunan tersebut menggunakan pesawat angkut Indonesia, namun operasi ini hanya mengandalkan faktor pendadakan, sehingga operasi ini dilakukan pada malam hari.

Penerjunan itu pada awalnya dilaksanakan dengan menggunakan pesawat angkut ringan C-47 Dakota yang kapasitas 18 penerjun, namun karena keterbatasan kemampuannya, penerjunan itu dapat dicegat oleh pesawat pemburu Neptune Belanda.

Pada tanggal 19 Mei 1962, sekitar 81 penerjun payung terbang dari Bandar Udara Pattimura, Ambon, dengan menaiki pesawat Hercules menuju daerah sekitar Kota Teminabuan untuk melakukan penerjunan.

Saat persiapan keberangkatan, komandan pasukan menyampaikan bahwa mereka akan diterjunkan di sebuah perkebunan teh, selain itu juga disampaikan sandi-sandi panggilan, kode pengenal teman, dan lokasi titik kumpul, lalu mengadakan pemeriksaan kelengkapan perlengkapan anggotanya sebelum masuk ke pesawat Hercules. Pada pukul 03:30 WIT, pesawat Hercules yang dikemudikan Mayor Udara T.Z. Abidin terbang menuju daerah Teminabuan.

Dalam waktu tidak lebih dari 1 menit, proses pendaratan 81 penerjun payung selesai dan pesawat Hercules segera meninggalkan daerah Teminabuan. Keempat mesin Allison T56A-15 C-130B Hercules terbang menanjak untuk mencapai ketinggian yang tidak dapat dicapai oleh pesawat Neptune milik Belanda. TNI Angkatan Laut kemudian mempersiapkan Operasi Jayawijaya yang merupakan operasi amfibi terbesar dalam sejarah operasi militer Indonesia. Lebih dari 100 kapal perang dan 16.000 prajurit disiapkan dalam operasi tersebut.

Naruto Shippuden Episode 200-234.3gp(Subtitle Bahasa Indonesia)

Diposting oleh ReNdy pada 21:55, 18-Agu-13 • Komentar (1)

Naruto Shippuden Episode 200 .3gp (Subtitle Bahasa Indonesia)
a1.gif


Naruto Shippuden Episode 201 .3gp (Subtitle Bahasa Indonesia)
a1.gif


Naruto Shippuden Episode 202 .3gp (Subtitle Bahasa Indonesia)
a1.gif


Naruto Shippuden Episode 203 .3gp (Subtitle Bahasa Indonesia)
a1.gif


Naruto Shippuden Episode 204 .3gp (Subtitle Bahasa Indonesia)
a1.gif


Naruto Shippuden Episode 205 .3gp (Subtitle Bahasa Indonesia)
a1.gif


Naruto Shippuden Episode 206 .3gp (Subtitle Bahasa Indonesia)
a1.gif


Naruto Shippuden Episode 207 .3gp (Subtitle Bahasa Indonesia)
a1.gif


Naruto Shippuden Episode 208 .3gp (Subtitle Bahasa Indonesia)
a1.gif


Naruto Shippuden Episode 209 .3gp (Subtitle Bahasa Indonesia)
a1.gif


Naruto Shippuden Episode 210 .3gp (Subtitle Bahasa Indonesia)
a1.gif


Naruto Shippuden Episode 211.3gp (Subtitle Bahasa Indonesia)
a1.gif


Naruto Shippuden Episode 212 .3gp (Subtitle Bahasa Indonesia)
a1.gif


Naruto Shippuden Episode 213 .3gp (Subtitle Bahasa Indonesia)
a1.gif


Naruto Shippuden Episode 214 .3gp (Subtitle Bahasa Indonesia)
a1.gif


Naruto Shippuden Episode 215 .3gp (Subtitle Bahasa Indonesia)
a1.gif


Naruto Shippuden Episode 216 .3gp (Subtitle Bahasa Indonesia)
a1.gif


Naruto Shippuden Episode 217 .3gp (Subtitle Bahasa Indonesia)
a1.gif


Naruto Shippuden Episode 218 .3gp (Subtitle Bahasa Indonesia)
a1.gif


Naruto Shippuden Episode 219 .3gp (Subtitle Bahasa Indonesia)
a1.gif


Naruto Shippuden Episode 220 .3gp (Subtitle Bahasa Indonesia)
a1.gif


Naruto Shippuden Episode 221 .3gp (Subtitle Bahasa Indonesia)
a1.gif


Naruto Shippuden Episode 222 .3gp (Subtitle Bahasa Indonesia)
a1.gif


Naruto Shippuden Episode 223 .3gp (Subtitle Bahasa Indonesia)
a1.gif


Naruto Shippuden Episode 224 .3gp (Subtitle Bahasa Indonesia)
a1.gif


Naruto Shippuden Episode 225 .3gp (Subtitle Bahasa Indonesia)
a1.gif


Naruto Shippuden Episode 226 .3gp (Subtitle Bahasa Indonesia)
a1.gif


Naruto Shippuden Episode 227 .3gp (Subtitle Bahasa Indonesia)
a1.gif


Naruto Shippuden Episode 228 .3gp (Subtitle Bahasa Indonesia)
a1.gif


Naruto Shippuden Episode 229 .3gp (Subtitle Bahasa Indonesia)
a1.gif


Naruto Shippuden Episode 230 .3gp (Subtitle Bahasa Indonesia)
a1.gif


Naruto Shippuden Episode 231 .3gp (Subtitle Bahasa Indonesia)
a1.gif


Naruto Shippuden Episode 232 .3gp (Subtitle Bahasa Indonesia)
a1.gif


Naruto Shippuden Episode 233 .3gp (Subtitle Bahasa Indonesia)
a1.gif


Naruto Shippuden Episode 234 .3gp (Subtitle Bahasa Indonesia)
a1.gif



Mars Tni (Lagu-lagu TNI) Mp3

Diposting oleh ReNdy pada 17:06, 18-Agu-13 • Komentar (14)

Mars Penerjunan
a1.gif


Mars Candra Dimuka
a1.gif


Mars Pahlawan Muda
a1.gif


Mars Patriot Sejati
a1.gif


Mars Prajurit Sapta Marga
a1.gif


Mars Patang Menyerah
a1.gif


Mars Penyamaran
a1.gif


Mars Pantang Menyerah
a1.gif


SEJARAH TNI

Diposting oleh ReNdy pada 09:22, 13-Agu-13 • Komentar (0)

Tentara Nasional Indonesia (TNI) lahir dalam kancah perjuangan bangsa Indonesia mempertahankan kemerdekaan dari ancaman Belanda yang berambisi untuk menjajah Indonesia kembali melalui kekerasan senjata.

TNI merupakan perkembangan organisasi yang berawal dari
*Badan Keamanan Rakyat (BKR).
*tanggal 5 Oktober 1945 menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR),
*dirubah menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI).
*maka pada tanggal 3 Juni 1947 menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Pada saat-saat kritis selama Perang Kemerdekaan (1945-1949), TNI berhasil mewujudkan dirinya sebagai tentara rakyat, tentara revolusi, dan tentara nasional.

Sebagai kekuatan yang baru lahir, disamping TNI menata dirinya, pada waktu yang bersamaan harus pula menghadapi berbagai tantangan, baik dari dalam maupun dari luar negeri. Dari dalam negeri, TNI menghadapi rongrongan rongrongan baik yang berdimensi politik maupun dimensi militer.

Rongrongan politik bersumber dari golongan komunis yang ingin menempatkan TNI dibawah pengaruh mereka melalui “Pepolit, Biro Perjuangan, dan TNI-Masyarakat:.

Sedangkan tantangan dari dalam negeri yang berdimensi militer yaitu TNI menghadapi pergolakan bersenjata di beberapa daerah dan pemberontakan PKI di Madiun serta Darul Islam (DI) di Jawa Barat yang dapat mengancam integritas nasional. Tantangan dari luar negeri yaitu TNI dua kali menghadapi Agresi Militer Belanda yang memiliki organisasi dan persenjataan yang lebih modern.Sadar akan keterbatasan TNI dalam menghadapi agresi Belanda, maka bangsa Indonesia melaksanakan Perang Rakyat Semesta dimana segenap kekuatan TNI dan masyarakat serta sumber daya nasional dikerahkan untuk menghadapi agresi tersebut.

Dengan demikian, integritas dan eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia telah dapat dipertahankan oleh kekuatan TNI bersama rakyat.Sesuai dengan keputusan Konferensi Meja Bundar (KMB), pada akhir tahun 1949 dibentuk Republik Indonesia Serikat (RIS). Sejalan dengan itu, dibentuk pula Angkatan Perang RIS (APRIS) yang merupakan gabungan TNI dan KNIL dengan TNI sebagai intinya. Pada bulan Agustus 1950 RIS dibubarkan dan Indonesia kembali ke bentuk Negara kesatuan. APRIS pun berganti nama menjadi Angkatan Perang RI (APRI).

Sistem demokrasi parlementer yang dianut pemerintah pada periode 1950-1959, mempengaruhi kehidupan TNI. Campur tangan politisi yang terlalu jauh dalam masalah intern TNI mendorong terjadinya Peristiwa 17 Oktober 1952 yang mengakibatkan adanya keretakan di lingkungan TNI AD.

Di sisi lain,campur tangan itu mendorong TNI untuk terjun dalam kegiatan politik denganmendirikan partai politik yaitu Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IP-KI) yang ikut sebagai kontestan dalam Pemilihan Umum tahun 1955.Periode yang juga disebut Periode Demokrasi Liberal ini diwarnai pula oleh berbagai pemberontakan dalam negeri. Pada tahun 1950 sebagian bekas anggota KNIL melancarkan pemberontakan di
*Bandung (pemberontakan Angkatan Perang Ratu Adil/APRA),
*Makassar Pemberontakan Andi Azis, dan di Maluku pemberontakan Republik Maluku Selatan (RMS).
* DI TII Jawa Barat melebarkan pengaruhnya ke Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan dan Aceh.
*(PRRI/Permesta) melakukan pemberontakan di sebagian besar Sumatera dan Sulawesi Utara yang membahayakan integritas nasional.

Semua pemberontakan itu dapat ditumpas oleh TNI bersama kekuatan komponen bangsa lainnya.Upaya menyatukan organisasi angkatan perang dan Kepolisian Negara menjadi organisasi Angkatan Bersenjata Republika Indonesia (ABRI) pada tahun 1962 merupakan bagian yang penting dari sejarah TNI pada dekade tahun enampuluhan.

Menyatunya kekuatan Angkatan Bersenjata di bawah satu komando, diharapkan dapat mencapai efektifitas dan efisiensi dalam melaksanakan perannya, serta tidak mudah terpengaruh oleh kepentingan kelompok politik tertentu. Namun hal tersebut menghadapi berbagai tantangan, terutama dari Partai Komunis Indonesia (PKI) sebagai bagian dari komunisme internasional yang senantiasa gigih berupaya menanamkan pengaruhnya ke dalam tatanan kehidupan bangsa Indonesia termasuk ke dalam tubuh ABRI melalui penyusupan dan pembinaan khusus, serta memanfaatkan pengaruh Presiden/Panglima Tertinggi ABRI untuk kepentingan politiknya.

Upaya PKI makin gencar dan memuncak melalui kudeta terhadap pemerintah yang syah oleh G30S/PKI, mengakibatkan bangsa Indonesia saat itu dalam situasi yang sangat kritis. Dalam kondisi tersebut TNI berhasil mengatasi situasi kritis menggagalkan kudeta serta menumpas kekuatan pendukungnya bersama- sama dengan kekuatan-kekuatan masyarakat bahkan seluruh rakyat Indonesia.

Dalam situasi yang serba chaos itu, ABRI melaksanakan tugasnya sebagai kekuatan hankam dan sebagai kekuatan sospol. Sebagai alat kekuatan hankam, ABRI menumpas pemberontak PKI dan sisa-sisanya. Sebagai kekuatan sospol ABRI mendorong terciptanya tatanan politik baru untuk melaksanakan Pancasila dan UUD 45 secara murni dan konsekwen.Sementara itu, ABRI tetap melakukan pembenahan diri dengan cara memantapkan integrasi internal.

Langkah pertama adalah mengintegrasikan doktrin yang akhirnya melahirkan doktrin ABRI Catur Dharma Eka Karma (Cadek). Doktrin ini berimplikasi kepada reorganisasi ABRI serta pendidikan dan latihan gabungan antara Angkatan dan Polri.
Disisi lain, ABRI juga melakukan integrasi eksternal dalam bentuk kemanunggalan ABRI dengan rakyat yang diaplikasikan melalui program ABRI Masuk Desa (AMD).Peran, Fungsi dan Tugas TNI (dulu ABRI) juga mengalami perubahan sesuai dengan Undang-Undang Nomor: 34 tahun 2004. TNI berperan sebagai alat negara di bidang pertahanan yang dalam menjalankan tugasnya berdasarkan kebijakan dan keputusan politik negara.

TNI sebagai alat pertahanan negara, berfungsi sebagai:
penangkal terhadap setiap bentuk ancaman militer dan ancaman bersenjata dari luar dan dalam negeri terhadap kedaulatan, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa, penindak terhadap setiap bentuk ancaman sebagaimana dimaksud di atas, dan pemulih terhadap kondisi keamanan negara yang terganggu akibat kekacauan keamanan.

Tugas pokok TNI Antara Lain :
*menegakkan kedaulatan negara,
*mempertahankan keutuhan wilayahNegara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,
*serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.

Tugas pokok itu dibagi 2(dua) yaitu:
*operasi militer untuk perang dan operasi militer selain perang.
*Operasi militer selain perang meliputi operasi
-mengatasi gerakan separatis bersenjata,
-mengatasi pemberontakan bersenjata,
-mengatasi aksi terorisme,
-mengamankan wilayah perbatasan,
-mengamankan objek vital nasional yang bersifat strategis,
-melaksanakan tugas perdamaian dunia sesuai kebijakan politik luar negeri,
-mengamankan Presiden dan Wakil Presiden beserta keluarganya,
-memberdayakan wilayah pertahanan dan
-kekuatan pendukungnya sesuai dengan sistem pertahanan semestara
-membantu tugas pemerintahan di daerah,
-membantu Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam rangka tugas keamanan
-membanti ketertiban masyarakat yang diatur dalam undang-undang,
-membantu mengamankan tamu negara setingkat kepala negara dan
-membatu perwakilan pemerintah asing yang sedang berada di Indonesia,
-membantu menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian, dan pemberian bantuan kemanusiaan,
-membantu pencarian dan pertolongan dalam kecelakaan (search and rescue)
-membantu pemerintah dalam pengamanan pelayaran dan penerbangan terhadap pembajakan, perompakan dan penyelundupan.

Sementara dalam bidang reformasi internal, TNI sampai saat ini masih terus melaksanakan reformasi internalnya sesuai dengan tuntutan reformasi nasional. TNI tetap pada komitmennya menjaga agar reformasi internal dapat mencapai sasaran yang diinginkan dalam mewujudkan Indonesia baru yang lebih baik dimasa yang akan datang dalam bingkai tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bahkan, sejak tahun 1998 sebenarnya secara internal TNI telah melakukan berbagai perubahan yang cukup signifikan, antara lain:
*Pertama, merumuskan paradigma baru peran ABRI Abad XXI;

*kedua, merumuskan paradigma baru peran TNI yang lebih menjangkau ke masa depan, sebagai aktualisasi atas paradigma baru peran ABRI Abad XXI;

*ketiga; pemisahan Polri dari ABRI yang telah menjadi keputusan Pimpinan ABRI mulai 1-4-1999 sebagai Transformasi Awal;

*keempat, penghapusan Kekaryaan ABRI melalui keputusan pensiun atau alih status. (Kep: 03/)/II/1999);

*kelima, penghapusan Wansospolpus dan Wansospolda/Wansospolda Tk-I; keenam, penyusutan jumlah anggota F.TNI/Polri di DPR RI dan DPRD I dan II dalam rangka penghapusan fungsi sosial politik;

*ketujuh; TNI tidak lagi terlibat dalam Politik Praktis/day to day Politics;

*kedelapan, pemutusan hubungan organisatoris dengan Partai Golkar dan mengambil jarak yang sama dengan semua parpol yang ada;

*kesembilan, komitmen dan konsistensi netralitas TNI dalam Pemilu;

*kesepuluh, penataan hubungan TNI dengan KBT (Keluarga Besar TNI);

*kesebelas, revisi Doktrin TNI disesuaikan dengan Reformasi dan Peran ABRI Abad XXI;

*keduabelas, perubahan Staf Sospol menjadi Staf Komsos;

*ketigabelas, perubahan Kepala Staf Sosial Politik (Kassospol) menjadi Kepala Staf Teritorial (Kaster);

*keempatbelas, penghapusan Sospoldam, Babinkardam, Sospolrem dan Sospoldim;

*kelimabelas, likuidasi Staf Syawan ABRI, Staf Kamtibmas ABRI dan Babinkar ABRI;

*keenambelas, penerapan akuntabilitas public terhadap Yayasan-yayasan milik TNI/Badan Usaha Militer;

*ketujuhbelas, likuidasi Organisasi Wakil Panglima TNI;

*kedelapanbelas, penghapusan Bakorstanas dan Bakorstanasda;

*kesembilanbelas, penegasan calon KDH dari TNI sudah harus pensiun sejak tahap penyaringan;

*keduapuluh, penghapusan Posko Kewaspadaan;

*keduapuluhsatu, pencabutan materi Sospol ABRI dari kurikulum pendidikan TNI;

*keduapuluhdua, likuidasi Organisasi Kaster TNI;

*keduapuluhtiga, likuidasi Staf Komunikasi Sosial (Skomsos) TNI sesuai SKEP Panglima TNI No.21/ VI/ 2005; < br />
*keduapuluh empat, berlakunya doktrinTNI “Tri Dharma Eka Karma (Tridek) menggantikan “Catur Dharma Eka Karma (Cadek)


sesuai Keputusan Panglima TNI nomor Kep/2/I/2007 tanggal 12 Januari 2007.Sebagai alat pertahanan negara, TNI berkomitmen untuk terusmelanjutkan reformasi internal TNI seiring dengan tuntutan reformasi dan keputusan politik negara.

TTI/ DI (Jawa Barat)

Diposting oleh ReNdy pada 16:49, 01-Agu-13 • Komentar (7)

Penumpasan Pemberontakan DI/TII.

TTI/DI (Darul Islam) pada hakekatnya adalah persoalan yang ditimbulkan oleh golongan extrim Islam yang akan mendirikan Negara Islam Indonesia yang merdeka dengan agama Islam sebagai dasarnya.

Pusat DI di Jawa Barat dipimpin oleh SM. Kartosuwiryo. Kemudian pengaruhnya meluas ke luar daerah yaitu Jawa Tengah, Aceh, Kalimantan dan Sulawesi Selatan. Gerakan tersebut sesungguhnya telah dimulai pada tahun 1946. Akibat perjanjian Renville, pasukan pasukan TNI harus meninggalkan kantong kantong gerilya kemudian melaksanakan hijrah.

Keputusan tersebut ditolak oleh Kartosuwiryo, karena politik yang demikian dianggap merugikan perjuangan. Oleh karena itu pasukan Hizbullah dan Sabilillah tidak diizinkan meninggalkan Jawa Barat.

Setelah pasukan Siliwangi hijrah ke Jawa Tengah, Kartosuwiryo lebih leluasa melaksanakan rencananya. Pada bulan Maret 1948 pasukan pasukan itu membentuk gerakan dengan nama Darul Islam (DI) dan tanggal 7 Agustus 1949 Kartosuwiryo memproklamasikan Negara Islam Indonesia (NII) dengan Tentara Islam Indonesia (TII).

Hukum yang berlaku di negara Islam itu ialah hukum Islam. Hal ini jelas bahwa NII tidak mengakui UUD 1945 dan Pancasila.

DI/TII itu kemudian memusuhi pasukan TNI dengan mengadakan pengadangan dan menyerang pasukan TNI yang sedang dalam perjalanan kembali ke Jawa Barat. Pemberontakan DI/TII di Jawa Barat dengan segala cara menyebarkan pengaruh nya ke Jawa Tengah. Gerakan DI/TII di Jawa Tengah di pimpin Amir Fatah. Daerah operasinya di daerah Pekalongan Tegal dan Brebes dimana daerah tersebut mayoritas pendudukanya beragama Islam yang fanatik. Pada waktu daerah pendudukan Belanda terjadi kekosongan,

maka pada bulan Agustus 1948 Amir Fatah masuk ke daerah pendudukan Belanda di Tegal dan Brebes dengan membawa 3 kompi Hizbullah. Amir Fatah masuk daerah pendudukan melalui Sektor yang dipimpiin oleh Mayor Wongsoatmojo. Mereka berhasil masuk dengan kedok untuk mengadakan perlawanan terhadap Belanda dan mendapat tugas istimewa dari Panglima Besar Sudirman untuk menyadarkan Kartosuwiryo.

Amir Fatah setelah tiba di daerah pendudukan Belanda di Pekalongan dan Brebes kemudian melepaskan kedoknya untuk mencapai tujuan. Dengan jalan intimidasi dan kekerasan berhasil membentuk organisasi Islam yang dinamakan Majlis Islam (MI) mulai tingkat dewasa sampai karesidenan. Disamping itu menyusun suatu kekuatan yaitu Tentara Islam Indonesia (TII) dan Barisan Keamanan serta Pahlawan Darul Islam (PADI). Dengan demikian di daerah pendudukan, Amir Fatah telah menyusun kekuatan DI di Jawa Tengah.

Sementara itu Mayor Wongsoatmojo pada bulan Januari 1949 masuk daerah pendudukan Belanda di Tegal dan Brebes dengan kekuatan 4 kompi. Kemudian diadakan perUndingawn dengan pimpinan MajelisIslam (MI) yang diawali Amir Fatah. Dengan perundingan itu dapat dicapai suatu kerjasama antara pemerintah militer dengan MI juga antara TNI dengan pasukan Hizbullah dan Amir Fatah diangkat menjadi Ketua Koordinator daerah operasi Tegal Brebes. Dibalik itu semuanya Amir Fatah menggunakan kesempatan tersebut untuk menyusun kekuatan TII dan DI nya. Usaha untuk menegakkan kekuasaan di Jawa Tengah semakin nyata. Lebih-lebih setelah datangnya Kamran Cakrabuana sebagai utusan DI/TlI Jawa Barat untuk mengadakan perundingan dengan Amir Fatah maka keadaan berkembang dengan cepat.

Amir Fatah diangkat Komandan Pertempuran Jawa Tengah dengan pangkat Mayor Jenderal TII. Sejak itu Amir menyerahkan tanggung jawab dan jabatannya selaku Ketua Koordinator daerah Tegal Brebes kepada Komandan SKS (Sub Wherkraise) III. Ia mengatakan bahwa Amir Fatah dengan seluruh kekuatan bersenjatanya tidak terikat lagi dengan Komandan SWKS III.

Untuk melaksanakan cita citanya di Jawa Tengah, DI mengadakan teror terhadap rakyat dan TNI yang sedang mengadakan perlawanan terhadap Belanda. Dengan demikian dapat dibayangkann betapa berat perjuangan TNI di daerah SWKS III, karena harus menghadapi dua lawan sekaligus yaitu Belanda dan DI/TII pimpinan Amir Fatah.

Kemudian pasukan DI mengadakan penyerbuan terhadap markas SWKS III di Bantarsari. Pada waktu itu pula terjadilah pembunuhan massal terhadap satu Regu Brimob pimpinan Komisaris Bambang Suprapto. Pukulan teror DI di daerah SWKS III membuat kekuatan TNI menjadi terpecah belah tanpa hubungan satu sama lain. Akibatnya teror DI tersebut, daerah SWKS III menjadi gawat. Untuk mengatasi keadaan ini Letkol Moch. Bachrun Komandan Brigade 8/WK I mengambil tindakan mengkonsolidasikan SWKS III yang telah terpecah pecah. Kemudian diadakan pengepungan terhadap pemusatan DI. Gerakan selanjutnya dilaksanakan dalam fase ofensif.

Gerakan tersebut berhasil memecah belah kekuatan DI/TII sehingga terjadi kelompok kelompok kecil. Dengan terpecahnya kekuatan DI menjadi kelompokkelompok kecil tersebut akhirnya gerakan mereka dapat dipatahkan. Setelah itu gerakan diarahkan kepada pasukan Belanda DI/TII. Gerakan itu dilaksanakan siang dan malam, sehingga kedudukan mereka terdesak. Dalarn keadaan moril pasukan tinggi, datang perintah penghentian tembak menembak dengan Belanda. Akhirya menghasilkan KMB yang keputusan keputusannya harus dilaksanakan oleh TNI antara lain penggabungan KNIL dengan TNI. Dalam situasi TNI berkonsolidasi, Amir Fatah mengambil kesempatan untuk menyusun kekuatan kembali. Kekuatan baru itu memilih daerah Bumiayu menjadi basis dan markas komandonya. Setelah mereka kuat mulai menyerang pos pos TNI dengan cara menggunakan massa rakyat.


.

Pemberontakan PRRI/ Permesta

Diposting oleh ReNdy pada 16:29, 01-Agu-13 • Komentar (0)

Masa Demokrasi Liberal tahun 1950 menimbulkan ketidak stabilan dalam bidang politik. Kemudian pada tahun 1955 diadakan pernilihan umum, namun Pemilu tersebut tidak berhasil menghilangkan pertentangan‑pertentangan politik.

Oleh karena itu beberapa daerah muncul suara - suara menuntut otonomi yang luas, karena tidak ada keseirnbangan antara daerah dengan pusat dan daerah merasa dianaktirikan oleh pemerintah pusat terutarna dalam bidang pernbangunan. Dalam keadaan yang demikian itu bekas Divisi Banteng mengadakan reuni di Padang pada tanggal 20 ‑ 24 Nopernber 1956.

Hasil reuni tersebut terbentuklah Dewan Banteng yang diketuai oleh Letkol Ahmad Husein. Dengan terbentuknya Dewan Banteng yang bertendensi politik, maka KSAD melarang perwira‑perwira AD melakukan kegiatan di bidang politik. Tetapi larangan itu bahkan disambut oleh ketua Dewan Benteng dengan mengambil alih pemerintahan Sumatera Tengah dari Gubernur Ruslan Muloharjo, dengan dalih tidak mampu melaksanakan pembangunan.

Kegiatan di Sumatera Tengah itu diikuti oleh Sumatera Timur yaitu Ketua Dewan Gajah mengambil alih semua kekuasaan yang ada dalam wilayah TNI kemudian Sumatera Selatan terjadi kegiatan ‑ kegiatan yang sama. Setelah diadakan Konferensi Dinas Pemerintahan Sumatera Selatan lahirlah Garuda. Kemudian Panglima TNI Letnan Kolonel Barlian mengambil alih pemerintahan Sumatera Pusat, mengadakan musyawarah pembangunan nasional untuk memecahkan persoalan secara terbuka. Namun usaha pernerintah tersebut tidak diterima, bahkan gerakan kedaerahan yang bersifat sparatis terus berlangsung yang akhirnya menjurus menjadi pernberontakan.

Pemberontakan makin memuncak dengan proklamasi pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) pada tanggal 15 Pebruari 1958 oleh Ahmad Husein, Kolonel Dahlan Jombek dan Kolonel Simbolon. Kemudian untuk mengatasi pernberontakan tersebut pemerintah bersikap tegas dengan melakukan Operasi militer. Perwira yang terlibat Antara lain :
Letkol Ahmad Husein, Kolonel DahlanJombek,
Kolonel Siimbolon diberhentikan dengan tidak hormat.

Operasi gabungan yang dilaksanakan yaitu
Operasi Tegas (Untuk Daerah Riau),
Operasi 17 Agustus (Untuk Sumatera Barat),
Operasi Sapta Marga (untuk Sumatera Timur) dan
Operasi Sadar (untuk Sumatera Selatan).
Operasi 17 Agustus yang dipimpin oleh Kolonel Ahmad Yani ditujukan kedaerah Sumatera Barat dengan sasaran merebut pusat militer lawan di Padang dan pusat pernerintahan di Bukit Tinggi.

Dari Kodam VII/ Diponegoro mengirimkan Yon ‑ 438 danYon ‑ 440. Dengan operasi tersebut maka kota Padang dan Bukit Tinggi dapat dikuasai dan diduduki. Dengan jatuhnya Bukit Tinggi selesailah operasi pernbersihan dan teritorial. Dengan demikian tokoh‑tokoh PRRI melarikan diri ke hutan‑hutan dan pada pertengahan tahun 1961 mereka menyerah sesuai dengan anjuran pemnerintah.

Kericuhan yang terjadi tidak hanya terbatas di daerah Sumatera saja, tetapi menjalar pula ke daerah ‑ daerah lain. Di Sulawesi Utara lahir Dewan Menghuni, kegiatan selanjutnya ialah panglima TNI/VII Letkol Fanco Samuel mengadakan pertemuan dengan staf dan perwira ‑ perwira. Perternuan menghasilkan konsensi mengenai cara ‑ cara untuk mengatasi ketegangan dalam kehidupan kenegaraan, maka tanggung jawab wilayah dan pasukan harus berada dalam satu tangan yaitu panglima TT.

Kemudian diadakan rapat lagi pada tanggal 2 Maret 1957 di Kantor Gebenuran Makasar (Ujungpandang) dihadiri oleh tokoh ‑ tokoh sipil dan militer. Hasil dari perternuan adalah Piagam perjuangan semesta ( Permesta ). Sementara itu Letkol Dj. Somba Komandan KDMST menyatakan bahwa Sulawesi Utara memutuskan hubungan dengan pemerintah pusat.

Atas tindakan tersebut kemudian pernerintah memutuskan untuk memecat dengan tidak hormat Letkol Vance Samuel, Letkol Dj. Somba dan Mayor D. Punturambi serta perwira lainnya. Pemberontakan Permesta ditindak tegas dan dihadapi dengan kekuatan militer oleh pemerintah pusat serta alat negara dan rakyat setempat yang setia kepada Republik Indonesia. Dalam rangka penumpasan pemberontakan Permesta di Sulawesi Utara tersebut kodam VII/Diponegoro mengirimkan Batalyon Inf ‑ 432 dalam Operasi Merdeka.

Sebelum operasi pokok dilaksanakan, maka di Sulawesi Tengah telah dilaksanakan operasi "Insyaf” yang dikoordinasi oleh Komando antar Daerah Indonesia Timur (Komandat). Operasi tidak mengetahui hambatan dan dapat merebut dan menduduki kota. Setelah masing‑masing Komando operasi berhasil menguasai daerah sasaran, maka dimulai gerakan ke sasaran pokok yaitu Manado, untuk merebut Sulawesi Utara dan kota Manado. Manado telah dikepung dari segala penjuru. Serangan mulai dilancarkan pada tanggal 16 Juni 1958 dan sepuluh hari kemudian kota Manado dapat diduduki.

Pada bulan Agustus 1958 kekuatan pokok Permesta sudah lumpuh. Namun demikian gerakan penumpasan terhadap sisa‑sisa pasukan Permesta tetap berjedan dan operasi tersebut dilaksanakan dengan operasi pembersihan dan teritorial. Dalam opeasi itu tokoh ‑ tokoh Permesta tertangkap dan sisa ‑ sisa pasukannya menyerahkan diri sesuai dengan seruan pemerintah.